Headlines News :
Hosting Gratis

WILAYAH :

Latest Post

Menulis dan Keuntungannya

Written By Unknown on Minggu, 07 Oktober 2012 | 18.50

Menulis memang gampang-gampang susah. Kadang ide datang menyerbu seperti awan kelabu yang tiba-tiba menumpahkan isi perutnya. Kadang juga, ide seperti hilang tersapu angin musim kemarau.

Seorang penulis yang baik tahu, kalau tulisan akan semakin bagus kalau tangan selalu dilatih untuk menoreh tinta. Cerita akan semakin menarik kalau kita terus mencoba untuk menuliskan apa yang kita tahu setiap harinya dengan gaya bahasa yang menarik juga.

Bagi penulis pemula seperti saya, sekarang ada banyak komunitas menulis. Dimana kita bisa belajar bersama dari penulis senior, meminta pendapat, dan menuliskan cerita kita untuk dikoreksi langsung sebagai pembelajaran diri. Diantaranya:

1. Group Belajar Menulis Gratis
2. Group Cerpen Koran Minggu
3. Group Ibu-ibu Doyan Nulis (IIDN), website http://www.ibu-ibudoyannulis1.blogspot.com/

Bagi yang suka menulis cerpen, ayo dicoba memasukkannya ke media. Siapa tahu bisa jadi tambahan uang saku. Dibawah adalah daftar media yang menerima kiriman cerpen untuk dipublikasikan.

Kata penulis senior, jangan dipikirkan uangnya. Pikirkan cerpen yang dimuat sebagai bagian dari pembelajaran diri, dan sebagai portfolio menulis kita, sebagai alat untuk me-marketing-kan nama kita.

Kalau belum dimuat, jangan kecil hati. Tetap semangat, pasti terbalas. Man Jadda Wajada, siapa yang bersungguh-sungguh pasti berhasil!

Selamat mencoba!

Republika
sekretariat@republika.co.id, aliredov@yahoo.com
Tidak ada pemberitahuan dari redaksi terkait pemuatan cerpen. Sudah lama tidak memuat puisi. Honor cerpen Rp. 400.000,- (potong pajak), tetapi—pengalaman beberapa rekan penulis, harus sabar menagih ke redaksi beberapa kali agar segera cair.

Kompas
opini@kompas.co.id, opini@kompas.com
Ada konfirmasi pemuatan cerpen/puisi dari redaksi via email. Honor cerpen Rp. 1.o00.000,- (tanpa potong pajak), honor puisi Rp. 500.000,- (tanpa potong pajak–referensi Esha Tegar Putra), seminggu setelah pemuatan, honor sudah ditransfer ke rekening penulis.

Koran Tempo
ktminggu@tempo.co.id
Biasanya Nirwan Dewanto—penjaga gawang rubrik Cerpen Koran Tempo, meng-sms penulis terkait pemuatan cepen/puisi jika penulis mencantumkan nomer hp di email pengiriman. Honor cerpen tergantung panjang pendek cerita, biasanya Rp. 700.000,- honor puisi Rp. 600.000,- (pernah Rp. 250.000,- s/d Rp. 700.000, referensi Esha Tegar Putra), ditransfer seminggu setelah pemuatan.

Jawa Pos
sastra@jawapos.co.id
Jawa Pos menerima karya-karya pembaca berupa cerpen dan puisi atau sajak. Cerpen bertema bebas dengan gaya penceritaan bebas pula. Panjang cerpen adalah sekitar 10 ribu karakter. Honor cerpen Rp. 1.000.000,- (potong pajak), honor puisi Rp. 500.000,- (referensi Isbedy Stiawan Zs), ditransfer seminggu setelah cerpen/puisi dimuat.

Suara Merdeka
swarasastra@gmail.com
Kirimkan cerpen, puisi, esai sastra, biodata, dan foto close up Anda. Cerpen maksimal 9.000 karakter termasuk spasi. Honor cerpen Rp. 350.000,- (potong pajak), honor puisi Rp. 190.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatan cerpen. Bisa diambil langsung ke kantor redaksi atau kantor perwakilan redaksi di kota Anda—jika ada.

Suara Pembaruan
koransp@suarapembaruan.com
Honor cerpen Rp. 400.000,- (potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Suara Karya
redaksi@suarakarya-online.com, amiherman@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 150.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Jurnal Nasional
tamba@jurnas.com, witalestari@jurnas.com
Honor cerpen Rp. 400.000,- (potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Seputar Indonesia
redaksi@seputar-indonesia.com, donatus@seputar-indonesia.com
Tidak setiap hari Minggu memuat cerpen. Honor cerpen Rp. 400.000,- (potong pajak), honor puisi Rp. 190.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Pikiran Rakyat
khazanah@pikiran-rakyat.com, ahda05@yahoo.com
Cerpen tayang per dua mingguan. Honor cerpen Rp. 350.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Tribun Jabar
cerpen@tribunjabar.co.id, hermawan_aksan@yahoo.com
Selain ada cerpen berbahasa Indonesia setiap Minggu, juga ada cerpen bahasa Sunda setiap hari Kamis bersambung Jumat. Honor cerpen Rp. 200.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Kedaulatan Rakyat
redaksi@kr.co.id, jayadikastari@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 400.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Joglo Semar (Yogyakarta)
harianjoglosemar@gmail.com
Honor cerpen Rp. 150.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Minggu Pagi (Yogyakarta)
we_rock_we_rock@yahoo.co.id
Terbit seminggu sekali setiap Jumat. Honor cerpen Rp. 150.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Surabaya Post
redaksi@surabayapost.info, surabaya_news@yahoo.com, zahira@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 150.000,- (potong pajak) hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Radar Surabaya
radarsurabaya@yahoo.com, diptareza@yahoo.co.id
Honor cerpen Rp. 200.000,- (potong pajak) hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Lampung Post
lampostminggu@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 200.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, bisa diambil langsung ke kantor redaksi atau minta tolong teman yang ada di Lampung untuk mengambilkan ke kantor redaksi.

Berita Pagi (Palembang)
huberitapagi@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatan cerpen, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Sumatera Ekspres (Palembang)
citrabudaya_sumeks@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatan cerpen, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Padang Ekspres
yusrizal_kw@yahoo.com, cerpen_puisi@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 100.000,- s/d Rp. 125.000,- honor puisi Rp. 75.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatan cerpen, bisa diambil langsung, atau minta tolong teman mengambilkan honor ke kantor redaksi.

Haluan (Padang)
nasrulazwar@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 150.000,- honor puisi Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatan cerpen, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Singgalang (Padang)
hariansinggalang@yahoo.co.id, a2rizal@yahoo.co.id
Honor cerpen Rp. 50.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Riau Pos
budaya_ripos@yahoo.com, habeka33@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 150.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Sumut Pos
redaksi@hariansumutpos.com
Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Jurnal Medan
nasibts@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Analisa (Medan)
rajabatak@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Sinar Harapan
redaksi@sinarharapan.co.id, blackpoems@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 100.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Jurnal Cerpen Indonesia
jurnalcerpen@yahoo.com, jurnalcerita@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 250.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Majalah Horison
horisoncerpen@gmail.com, horisonpuisi@gmail.com
Honor cerpen Rp. 350.000,- honor puisi tergantung berapa jumlah puisi yang dimuat, biasanya dikirimi majalahnya sebagai bukti terbit. Hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi, dan kadang honor dikirim via wesel jika tidak ada nomer rekening.

Majalah Esquire
cerpen@esquire.co.id
Honor cerpen Rp. 1.000.000,- (potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Majalah Sabili
elkasabili@yahoo.co.id
Honor cerpen Rp. 200.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Majalah Suara Muhammadiyah
redaksism@gmail.com
Honor cerpen Rp. 150.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Majalah Ummi
kru_ummi@yahoo.com
Tema cerpen seputar keluarga dan rumah tangga. Honor cerpen Rp. 250.000,- ditransfer paling telat satu bulan setelah pemuatan.

Majalah Kartini
redaksi_kartini@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 400.000,- Sebulan setelah pemuatan honor ditransfer ke rekening penulis.

Majalah Alia
majalah_alia@yahoo.com
Honor cerpen Rp. 300.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Majalah Femina
kontak@femina-online.com, kontak@femina.co.id
Honor cerpen Rp. 850.000,- dan cair seminggu setelah dimuat.

Majalah Sekar
sekar@gramedia-majalah.com, majalahsekar@gmail.com
Honor cerpen Rp. 400.000,- dibayar sebulan setelah majalah terbit.

Majalah Story
story_magazine@yahoo.com
Tema cerpen khas ala remaja/teenlit. Konfirmasi pemuatan cerpen via telepon dari redaksi Story. Antrian pemuatan panjang, bisa 6 bulan sampai setahun. Honor cerpen Rp. 250.000,- maksimal sebulan setelah pemuatan honor sudah ditransfer ke rekening penulis.

Majalah Gadis
redaksi.gadis@feminagroup.com
Tema cerpen khas ala remaja/teenlit. Honor untuk Percikan (cerpen mini tiga halaman) Rp. 500.000,- Honor untuk Cerpen Rp. 850.000,- ditransfer seminggu setelah majalah terbit.

Majalah Annida-online
majalah_annida@yahoo.com
Ada konfirmasi pemuatan cerpen via email redaksi Annida-online. Honor cerpen Rp. 50.000,- honor epik (cerita kepahlawanan) Rp. 100.00,- maksimal sebulan setelah pemuatan honor sudah ditransfer.

Majalah Bobo
bobonet@gramedia-majalah.com
Honor cerpen Rp. 250.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Kompas khusus Cerpen Anak
opini@kompas.co.id, opini@kompas.com
Pada subjek email ditulis CERPEN ANAK: JUDUL CERPEN. Honor cerpen Rp. 300.000,- Resensi buku anak honor Rp. 250.000,- Honor cair tiga hari setelah pemuatan.

Tabloid Nova
nova@gramedia-majalah.com
Honor cerpen Rp. 400.000,- hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

Jangan Paksa Anak Belajar Matematika

Written By Unknown on Rabu, 26 September 2012 | 12.36

Matematika kerap menjadi momok menakutkan bagi anak kecil hingga orang dewasa. Namun, karena menjadi mata pelajaran utama di sekolah, orangtua sering memaksa anaknya untuk belajar matematika.

Tak perlu memaksa. Matematika selalu hadir dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, mulailah mengajar dengan konsep matematika di sekitar kita. Misalnya, transaksi di pasar sampai pasar swalayan atau prinsip membagi kue yang Anda beli menjadi beberapa bagian.

"Jangan paksa anak untuk mencintai matematika, tetapi tunjukkanlah step by step bahwa matematika sangat penting di kehidupan sehari-hari," ujar Faqih Al Adyan dari STKIP Kebangkitan Nasional Sampoerna School of Education (SSE).

Latihan matematika memang akan mendominasi pembelajaran otak kiri anak-anak. Sementara model pembelajaran yang baik adalah dengan seimbang antara pembelajaran otak kiri dan kanan.

Menurut Trainer Olimpiade Matematika Nasional Benny Yong, jangan menghafal rumus, tetapi berusaha untuk mengetahui bagaimana rumus itu diperoleh.

Dirinya menyarankan agar setiap guru mencoba untuk memberikan soal-soal yang menantang dan bervariasi kepada murid. "Manfaatkan buku, internet dan forum diskusi untuk belajar mandiri lebih banyak," ujar Benny.

Belajar Matematika akan lebih menyenangkan apabila konsepnya dipahami. Dengan semakin disukainya pelajaran matematika maka gengsi murid akan semakin tinggi, dan pada akhirnya akan terjadi peningkatan sumber daya manusia.

Kecanduan Game Bikin Anak Agresif

Written By Unknown on Senin, 24 September 2012 | 12.32

Sekalipun game online dan konsol memiliki pengaruh yang baik bagi anak-anak, namun bukan berarti mereka bisa bermain sesukanya.

Evangeline Suaidy, psikolog dari Yayasan Kita dan Buah Hati, mengungkapkan bahwa anak-anak juga harus diberi batasan waktu saat bermain.

"Sesuatu yang berlebihan pastinya tidak baik. Pembatasan waktu ini bertujuan untuk menghindarkan anak keranjingan bermain game khususnya game konsol atau online," ujar Eva, dalam acara Coaching Clinic Cosmos di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, game berguna untuk menghilangkan kejenuhan anak saat belajar. Bermain game online idealnya 1 jam saja dalam sehari. Karena ada beberapa efek negatif dari kecanduan game pada anak-anak.

1. Agresif
Terlalu asik bermain game juga akan membatasi pergaulan sosial mereka dengan orang lain. Mereka jadi enggan untuk berkumpul dan bermain dengan keluarga atau teman-temannya, atau bahkan tidak mau bergantian meminjamkan mainannya kepada orang lain.

2. Tidak bertanggung jawab
Ketika anak sudah kecanduan game, mereka tidak akan mau memikirkan hal-hal lainnya. Saat pulang sekolah mereka langsung memikirkan game, dan bisa melupakan kewajiban dan tanggung jawab mereka seperti membuat PR, belajar, bahkan bisa lupa makan.

3. Tidak realistis
Saat kecanduan, pikiran mereka akan teracuni dengan berbagai aplikasi dan adegan-adegan dalam game. Bahayanya, ketika sudah kecanduan mereka akan lebih sulit untuk membedakan antara dunia nyata dan game.

4. Kurang fokus
Ketika mereka sudah keranjingan sebuah permainan, mereka hanya akan fokus untuk bermain. Hal ini akan membuat anak lebih sulit untuk fokus pada hal-hal lain, termasuk pelajaran di sekolah.

Asyiknya Bermain Cinta Lingkungan

Written By Unknown on Selasa, 21 Agustus 2012 | 11.12

Ratusan anak yatim dan kaum dhuafa menghabiskan waktu dengan mengenal lingkungan di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Rabu (8/8). Dengan cara bermain, mereka diajak untuk lebih mencintai alam sekitar.

Anak-anak yang berasal dari sejumlah daerah itu tampak menikmati perjalanan.
Setibanya di pulau, anak-anak disuguhi aneka permainan seru, untuk melatih kerja sama tim, kreativitas, dan daya imaginasi mereka, serta kesabaran dan keseimbangan anak.

Sejumlah permainan seperti ikat botol dengan tali, rangkai sedotan jadi menara, dan memindahkan air dengan kain, tak mudah bagi mereka. Usai bermain, anak-anak diajak untuk peduli terhadap lingkungan sekitar.

Terik matahari tak menghalangi antusiasme mereka menanam pohon bakau, guna melindungi daratan pantai agar tak terkikis air laut.

Pesantren Kilat di Atas Kapal Perang

Sebanyak 300 anak yatim yang berasal dari wilayah Jabodetabek, mengikuti pesantren kilat di atas kapal perang milik TNI Angkatan laut, KRI Tanjung Nusa Nive 973, Senin, 6 Agustus 2012.

Kegiatan yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Angkatan Laut ini, rencananya akan berlangsung selama tiga hari dua malam, dimulai hari ini sampai Rabu, 8 Agustus 2012.

Panglima Komando Lintas Laut Militer, Laksamana Muda TNI Sri Muhamad Darojatim mengatakan, kegiatan mendapat dukungan kuat dari Panglima TNI. Anak yatim yang menjadi peserta pesantren kilat akan diajak berlayar dari Pantai Jakarta ke Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu.

"Selain kegiatan keagamaan, peserta juga akan menjalani tour untuk mengenal kapal perang milik RI," ucap Sri Muhamad.

Saat tiba di Pulau Untung Jawa, peserta akan dilibatkan kegiatan bhakti sosial, membersihkan pantai, dan menanam pohon bakau. Peserta juga akan dilatih ilmu kepemimpinan, motivasi, dan strategi hidup. Mereka juga akan bermain Treasure Hunt untuk mendapat kunci harta karun.

"Kegiatan yang akan diberikan kepada mereka merupakan kegiatan yang melatih disiplin dan meningkatkan keterampilannya," kata Sri lagi.

Monas di Dalam Laut Kepulauan Seribu

Written By Unknown on Rabu, 16 Mei 2012 | 13.48

Ada pemandangan baru yang bisa Anda lihat ketika menyelam di perairan Kepulauan Seribu. Ada monas yang dikelilingi terumbu karang di tengah laut Kepulauan Seribu. Tidak percaya? Coba lihat langsung.

Monas tidak hanya bisa Anda lihat di Jakarta Pusat, tetapi juga di perairan Kepulauan Seribu, dekat Pulau Pramuka. Monas yang ada di Kepulauan Seribu memang berbeda dengan Monas di Jakarta Pusat. Monas di Kep. Seribu berada di perairan laut dengan kedalaman 5 meter.

Tidak percaya? Coba saja menyelam langsung di daerah Gosong Pramuka. Anda pun bisa melihat monas berdiri tegak di perairannya. Monas versi Kepulauan Seribu cukup unik, karena dikelilingi oleh rak-rak terumbu karang yang di budidayakan.

“Monas yang di laut ini tingginya 2,5 meter. Ada di kedalaman 5 meter saja, jadi bisa dilihat oleh siapa saja yang sedang snorkeling atau pun diving,” kata Koordinator Coral Day, Erry Damayanti , Sabtu (12/5/2012).

Monas ini memang baru didirikan di Kepulauan Seribu oleh parah LSM sebagai salah satu rangkaian acara Coral Day, di Pulau Pramuka, Kep. Seribu.

Jika menyelam atau pun snorkeling di sekitar Gosong Pramuka wilayah area perlindungan laut sebelah utara, Anda bisa melihat Monas yang dikelilingi terumbu karang. Monas dan terumbu karang disekelilingnya pun disebut dengan Jakarta Coral Garden

Jakarta Coral Garden memang sengaja dibuat sebagai wujud kepedulian pada kerusakan terumbu karang, terutama Kep. Seribu. Terumbu karang di Kep. Seribu memang semakin memprihatinkan, sampah yang menumpuk menyebabkan kematian pada terumbu.

Untuk meningkatkan kepedulian, terutama penyelam di Kep. Seribu, maka dibangunlah Jakarta Coral Garden. Terumbu karang yang ditanam di sekitar Monas diletakkan dalam rak. Ada kurang lebih 12 rak yang mengelilingi Monas, masing-masing rak berisi 16 bibit terumbu.

Menyelam di Kepulauan Seribu kini semakin menyenangkan dengan adanya Jakarta Coral Garden. Selain melihat Monas di tengah laut, Anda juga bisa melihat rak-rak terumbu yang dibudidaya. Anda pun bisa ikut menyumbang terumbu karang untuk menyelamatkan laut.

sumber : detik.com

Hidayat Nur Wahid (Sempat) Dilarang Khutbah di Pulau Seribu

Dalam kunjungan pasangan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta Hidayat Nur Wahid dan Didik J Rachbini ke Pulau Seribu, Jumat (4/5), Hidayat sempat dilarang untuk berkhutbah Jumat. Sebelumnya Hidayat memang telah diagendakan untuk berkhutbah di Masjid An-Ni'mah Pulau Panggang, Kepulauan Seribu.

Kabar larangan khutbah tersebut datang dari Bendahara Masjid An-Ni'mah Kamaludin saat menerima pasangan Hidayat-Didik di rumahnya. Tiga puluh menit menjelang Shalat Jumat dimulai, Kamaludin memperlihatkan SMS tersebut.

Dalam SMS tersebut Ketua Pengurus Masjid An-Ni'mah Mahfudi menyampaikan pesan larangan khutbah oleh Hidayat Nurwahid. Dalam pesan tersebut tertulis "maaf bos info baru bahwa pihak kelurahan, kecamatan bahkan bupati ga mengijinkan pa nur wahid naik khotib. maaf beribu maaf. sy ga ada pilihan lain imbasnya nama masjid akan jelek di pemerintahan."

Kejadian tersebut langsung membuat Ketua DPD PKS Kepulauan Seribu Naufal Abuzar dan Anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Tubagus Arif melakukan lobi dengan Ketua Pengurus Masjid Mahfudi. Dalam lobi tersebut Mahfudi tetap tidak mengizinkan khutbah jumat dibawakan oleh Hidayat Nur Wahid. Mahfudi merasa takut, ke depannya masjid tersebut tidak mendapat anggaran.

"Saya sebagai Ketua Pengurus Masjid awalnya menyetujui, tetapi setelah mendapat informasi dari staf kelurahan, saya jadi bingung. Saya khawatir ke depan untuk dana kegiatan masjid tidak bisa cair," ungkap Mahfudi.

Namun akhirnya dalam kesempatan Shalat Jumat tersebut Hidayat Nur Wahid tetap menjadi Khatib. Ketua DPD PKS Kepulauan Seribu Nofal Abuzarr mengatakan, dari staf Kelurahan Pulau Panggang dan Wakil Camat Pulau Seribu Utara menghubungi Ketua Pengurus Masjid untuk melarang Hidayat Bur Wahid Khutbah.

"Ya, aparat kelurahan dan wakil camat menelpon kepada ketua masjid untuk melarang, tetapi akhirnya Ustad Hidayat dipersilahkan berkhutbah oleh Penasehat Pengurus Masjid," ujarnya.

Saat dikonfirmasi, Penasehat Pengurus Masjid An-Ni'mah Ikma mengatakan, dirinya dan pengurus yang lain memang sepakat dari hari Jumat yang lalu Hidayat Nur Wahid menyampaikan khutbah jumat.

"Sejak Jumat kemarin sudah disetujui. Secara agama untuk berdakwah boleh saja, apalagi Pa Hidayat ulama yang memang sering memberikan ceramah. Dari masyarakat pun setuju, tak ada pelarangan. Saya tidak tahu kalau dari kelurahan ada pelarangan," katanya.
MENYEDIAKAN :

Sticker Ekslusif Pulau Untung Jawa,
dan aksesoris khas Pulau Untung Jawa
bagi setiap pengunjung yang datang
dengan menghubungi Koordinator Web,
mendapatkan harga khusus di counter puja54.
 
Terimakasih atas kunjungan Anda. Silahkan untuk berkunjung dilain kesempatan...!